Review Kalimat Bahasa Indonesia pada soal TWK (CPNS), kalimat baku dan efektif

Berikut merupakan review dari materi yang telah saya tonton dari youtube terkait kalimat baku dan efektif pada soal TWK (CPNS )2021

Kalimat baku adalah kalimat yang memiliki kesesuaian dengan kaidah Bahasa Indonesia baik dalam diksi (pilihan kata), struktur kalimat, maupun ejaan. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sebuah kalimat agar menjadi kalimat baku.

Syarat-syarat kalimat baku adalah:

Kalimat dapat dikatakan sebagai kalimat baku apabila kalimat tersebut logis atau bisa diterima dengan akal sehat.

Tips dan trik menentukan Kalimat Baku

  1. Tidak dipengaruhi bahasa daerah, bahasa tutur, atau bahasa asing
  2. Tidak rancu
  3. Tidak mengandung kata yang mubazir
  4. Penyusunan kata yang benar

Contoh:

Bagi yang merokok di dalam kereta, harap dimatikan. (kalimat tidak baku)

Bagi yang merokok di dalam kereta, harap dimatikan rokoknya. (kalimat baku)

Meskipun kalimat di atas dinilai sangat komunikatif, namun kalimat tersebut tidaklah logis, karena akan menimbulkan makna lain (orang yang merokok yang dimatikan).

Hemat: Kalimat dapat dikatakan sebagai kalimat baku apabila tidak terdapat pemborosan kata di dalamnya.

Soal 1 :

1. Kalimat manakah yang paling tepat sesuai dengan kaidah bahasa indonesia?

    A. Ina dimarahi ibunya berhubung bangun kesiangan

    B. Ina dimarahi ibunya karena bangun kesiangan

    C. Ina dimarahi ibunya dikarenakan bangun kesiangan

    D. Ina dimarahi ibunya sehubungan dirinya bangun kesiangan

   

    Kalimat yang sesuai dengan kaidah bahasa indonesia adalah kalimat ina dimarahi ibunya karena bangun kesiangan (pilihan B). Kata hubung yang tepat pada kalimat baku tersebut adalah karena. Sementara itu, penggunaan kata berhubungan, dikarenakan, sehubungan, dan disebabkan pada kalimat baku tersebut kurang logis dan dianggap tidak hemat dalam penggunaan kata sehingga menghasilkan kalimat tidak baku

Kunci jawaban : B


Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mengungkapkan gagasan pemakainya secara tepat dan dapat dipahami oleh pendengar atau pembaca secara tepat pula.

Kaidah kalimat efektif :

(1) unsur-unsur penting yang harus dimiliki setiap kalimat,

(2) aturan-aturan tentang Ejaan Yang Disempurnakan, dan

(3) cara memilih kata dalam kalimat (diksi).

Ciri - ciri kalimat efektif :

  1. Kesepadanan
  2. Keparalelan
  3. Kehematan
  4. Kecermatan
  5. Kepaduan
  6. Kelogisan
Tips Praktis :
Pilih kalimat yang enak didengar dan sedap dibaca !

Contoh :

Para siswa-siswi sedang mengerjakan soal ujian masuk perguruan tinggi 

Siswa-siswi sedang mengerjakan soal ujian masuk perguruan tinggi (efektif)

 
Ia masuk ke dalam ruang kelas 

Ia masuk ruang kelas (efektif).

 Campur semua bahan hingga merata dan simpan dalam bejana kaca yang tertutup rapat … ambil 1/5 bagian scrub. Kemudian masukkan ke dalam sebuah mangkuk dangkal, campur bahan dengan minyak almond sampai menjadi semacam pasta. Berikan perhatian khusus pada area kulit kering … keras seperti sikut, lutut dan tumit. Bersihkan sisa-sisa scrub … berendam atau menyiram. Kata penghubung yang tepat untuk melengkapi bagian yang rumpang dalam paragraf tersebut adalah

A.      Setelah itu, dan, sebelum

B.      Sementara itu, atau, sehingga

C.      Selain itu, serta, jika

D.      Sebab itu, atau, supaya

E.       Karena itu, juga, bila.

Jawaban : A. setelah itu, dan, sebelum

Bagian setelah kerumpangan pertama menunjukkan proses yang berbeda dan sebelumnya sehingga ‘setelah itu’ adalah pilihan yang paling sesuai.


Keimpulan :

Kalimat efektif merupakan kalimat yang penulisannya sesuai dengan kaidah bahasa atau tata bahasa serta dapat menyampaikan informasi secara tepat. Kalimat efektif juga disebut sebagai kalimat baku. Jadi, kata kunci untuk memahami apa itu kalimat efektif terletak pada seberapa mudahnya informasi di dalam kalimat itu tersampaikan. Dikatakan efektif suatu kalimat karena tidak memiliki kemungkinan ambiguitas dalam penyampaian informasinya kepada pembaca atau pendengarnya.

Sekian yang bisa saya sampaikan dalam reiew materi kali ini.

Terimakasih 

Sumber :

https://youtu.be/pH3wbXqw-CQ

https://youtu.be/zkud5IltJIU



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memperbaiki Ejaan Kata

Pengertian dan Contoh Paragraf Deskriptif, Ekspositoris, Argumentatif dan Naratif

Surat Untuk Tuhan